Ingin Hemat Tapi Banyak Ajakan Bukber? 5 Tips Inilah Solusinya

Yuk Share di Facebook


Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, setiap perbuatan baik yang dilakukan di dalam bulan ini akan dilipatgandakan ganjarannya oleh Allah SWT.

Namun tidak hanya penuh berkah, Bulan Ramadhan juga bulan yang penuh dengan ajakan bukber. Bukan begitu?


Seringkali kita sadar, dengan adanya puasa yang notabenenya tidak makan setengah hari dan harusnya lebih hemat, justru kita seringnya malah jadi lebih boros.

Lalu bagaimana caranya agar di Bulan Ramadhan bisa tetap hemat dan bahkan bisa menabung untuk masa depan?

Lets check this out!
  1. Kalau Ada Ajakan Dobel dalam Sehari, Prioritaskan Salah Satu Saja.

Karena jadwal puasa yang Cuma 30 hari, ditambah 10 hari awal yang biasanya beberapa dari kita sedang hangat-hangatnya bersama keluarga, dan di 10 hari terakhir sudah banyak yang mudik. Sering banget nih kita dapet undangan bukber yang numpuk dalam sehari bisa 2 atau 3 undangan.

Nah, bagaimana menyiasatinya agar bisa tetap hemat?

Kamu bisa mendatangi salah satu saja yang menurut kamu itu  prioritas, bisa jadi kamu pilih karena teman-temannya paling asyik, sampai karena harga di tempat makan tersebut yang paling murah.

Kalau memang kamu ingin mendatangi keseluruhan tempat, usahakan kamu beli dari 1 tempat saja, misalnya tempat pertama yang kamu hadiri. Selebihnya kamu cukup datang saja dan berbincang dengan teman bukber yang ada. Memang terkadang ada rasa ga enak kalau ga ikut pesen makan, maka kamu harus kuat pada pendirian yang telah kamu tetapkan sebelumnya untuk berhemat.
  1. Kelompok yang Sama Beri Undangan 2 Kali, Ambil 1 Saja.

Biasanya makin tua umur seseorang, makin tinggi pengalaman dan pendidikan seseorang jadi makan banyak juga kelompok atau grup yang dimiliki orang tersebut.

Sebut saja misalnya teman-teman alumni SD, alumni SMP, alumni SMA, alumni almamater kampus, salah satu kelas dulu ketika kuliah, komunitas tertentu, ekskul ketika SMA, organisasi kampus, teman-teman rumah dan kelompok kelompok lainnya.

Ga jarang tuh ada yang mengadakan bukber 2 kali bahkan lebih, apalagi kalo anggota nya memang asik-asik dan sering ngumpul bareng.

Nah, kalau sudah seperti itu, usahakan kamu hadiri 1 kali saja ajakan mereka dari beberapa undangan bukber yang mereka adakan. Kecuali kalau undangan bukber lainnya itu berupa traktiran oleh salah satu diantara kalian, kalau itu sih tergantung kamu saja.
  1. Gunakan Transportasi Termurah.

Nggak jarang loh, ketika kita mau ikut bukber justru uangnya habis lebih banyak di transportasinya. Nggak jarang juga bukber yang harusnya gratis (ada tuan rumah atau ditraktir) jadi justru mahal di transportasi.

Maka sebelum kamu ikut bukber itu, kamu harus perhatikan lokasinya, cari info sebanyak banyaknya mengenai kendaraan umum atau teman kamu yang bisa diajak kesana bareng, kemudian kalkulasikan dan bandingkan dengan jika kamu kesana dengan kendaraan pribadi, kira-kira yang manakah yang paling hemat.

Tidak perlu malu dan ga usah gengsi dong buat nebeng ikut kendaraan teman.

  1. Atur Pengeluaran Kamu Per Bukber

Kamu seharusnya sudah bisa menjadi manajer keuangan bagi diri kamu sendiri tanpa bantuan orang tua. Yap, supaya kamu bisa tetap hemat di bulan puasa yang penuh dengan ajakan bukber di restoran dan tempat makan tertentu, salah satu tips nya adalah dengan membatasi pengeluaran kamu per bukber.

Kamu bisa memberi batasan budget misalnya 20.000 atau 25.000 rupiah saja batas terbanyak dari uang yang kamu keluarkan tiap acara bukber.

Lalu bagaimana kalau harga makanan diatas uang yang sudah ditentukan sebagai batasan? Diatas 30.000 misalnya?

Ya berarti jangan beli makanan. Misalnya minuman saja yang kamu beli dari tempat makan tersebut, atau apapun yang harganya bisa terjangkau dari batasan harga yang kamu buat. Kalau masih lapar kan kamu bisa saja beli somay, batagor, atau gorengan di depan.
  1. Atur Sisa Uang dari Budget yang Ada Untuk Bukber Lainnya.

Misalnya nih, kamu sudah memberi batas budget sekali bukber adalah 20.000 rupiah, kemudian kamu beli Nasi Pecel dan Es teh yang total harganya 15.000 rupiah.

Nah, sisa uang 5000 rupiah dari budget tersebut kalau bisa jangan kamu jajanin sampai habis. Buat saldo khusus untuk sisa uang dari tiap sisa budget bukber kamu itu.

Kalau misalnya setelah bukber sama anak alumni SD tersisa 5000 rupiah, kemudian budget sisa dari bukber teman sekantor tersisa 3000 rupiah, lalu dari bukber teman-teman di rumah ada 10.000 rupiah, kan lumayan terkumpul sampau 18.000 rupiah. Dan saldo khusus tersebut bisa kamu gunakan untuk bukber-bukber kamus selanjutnya.



Yang terpenting dari segala hal diatas adalah, kamu harus bisa tegar pada pendirian kamu. Tidak sedikit yang awalnya sudah niat hemat, karena terlalu lapar atau terhasut oleh teman akhirnya kamu hambur-hamburkan saja uang kamu dan menyesal juga pada akhirnya. Ga beda jauh lah sama kebanyakan orang yang berniat diet kemudian gagal.

Disamping itu, jangan sampai tidak menghadiri undangan bukber dari teman-teman kamu, kamu jadikan solusi untuk hemat di bulan penuh bukber ini. Kamu bisa mengurangi sosialisasi kamu dan hubungamu dengan orang orang terdekatmu. Dan itu akan kamu sesali juga nanti di akhir.
Selamat berhemat. 🙂

Share this post

Post a comment

:ambivalent:
:angry:
:confused:
:content:
:cool:
:crazy:
:cry:
:embarrassed:
:footinmouth:
:frown:
:gasp:
:grin:
:heart:
:hearteyes:
:innocent:
:kiss:
:laughing:
:minifrown:
:minismile:
:moneymouth:
:naughty:
:nerd:
:notamused:
:sarcastic:
:sealed:
:sick:
:slant:
:smile:
:thumbsdown:
:thumbsup:
:wink:
:yuck:
:yum:

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post