Perhatian! Fakta Dan Mitos Seputar Penyakit Stroke

Yuk Share di Facebook

Stroke adalah penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan asupan pembuluh darah ke otak. Kebanyakan memang penyakit ini menyerang orang-orang yang sudah berusia lansia, namun faktanya, ada juga anak muda yang terserang stroke. Mari mengenal fakta dan mitos seputar penyakit ini.

 
1. Stroke Hanya Terjadi Pada Orang Berusia Lanjut 

Banyak yang menganggap bahwa stroke hanya menyerang orang yang sudah berumur. Namun faktanya, anak kecil sekalipunbisa terkena stroke, meskipun tentu saja serangannya tidak seberat yang menyerang orang dewasa.

Penyebab utama stroke memanglah pada dasarnya penyumbatan pembuluh darah yang dapat disebabkan oleh konsumsi makanan berlemak, gorengan, dan merokok.

Terlebih pada orang yang memiliki riwayat kolesterol tinggi. Lebih mudah bagi mereka terserang stroke.

Disamping itu stroke juga dapat disebabkan oleh kelainan pembuluh darah sehingga mempengaruhi otak. Hal ini lah yang biasa menjadi penyebab serangan stroke pada anak-anak.


2. Stroke Hanya Menyerang Penderita Hipertensi

Umumnya, memang 40% penderita stroke adalah penderita hipertensi, namun kembali seperti yang dituturkan sebelumnya bahwa penyebab stroke juga bisa dikarenakan diabetes, kolesterol, alkohol, rokok, dan kebiasaan begadang.

Stroke adalah penyakit multifaktoral atau penyakit yang memiliki banyak faktor penyebab.

Stroke dibagi menjadi 2, yang pertama yaitu stroke yang dapat dikendalikan, yaitu stroke yang disebabkan oleh diabetes, kolesterol, rokok, dan segala gaya hidup yang tidak sehat. Bisa dikendalikan dengan memperbaiki gaya hidup.

Yang kedua yaitu stroke yang tidak dapat dikendalikan yaitu stroke yang disebabkan oleh usia dan riwayat keluarga.






 
3. Stroke Tidak Dapat Disembuhkan

Menurut survey, dari seluruh penderita stroke, 25% nya meninggal. Sisanya mengalami cacat berat maupun ringan.

Penderita stroke tentu saja bisa sembuh, namun pasien harus sembuh benar-benar secara fisik, yaitu dari cacat fisik yang dialaminya dan sembuh secara kejiwaan, karena tiap penderita stroke pasti mengalami gangguan kejiwaan atas penyakit yang dideritanya.

Penderita stroke yang sudah sembuh pun harus benar-benar berhati-hati karena salah sedikit dalam pola hidup saja dapat menyebabkan serangan stroke ke-2 dan selanjutnya.


4. Menusukkan Jarum Pada Jari Penderita Untuk Menanggulangi Stroke

Banyak yang beranggapan bahwa pertolongan pertama pada penderita stroke adalah menusukkan jarum ke jari pasien. Berdasarkan pada kebiasaan orang-orang jaman dulu.

Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar. Karena tusukan itu belum tentu mampu melancarkan peredaran darah yang tersumbat.

Bagi penderita stroke pada serangan pertama, pasien hanya memiliki 3 jam untuk ditanggulangi.

Apabila dari tempat pasien terserang stroke sampai ke rumah sakit membutuhkan waktu 2 jam, maka sang dokter hanya punya waktu 1 jam untuk menanggulanginya. Semakin lambat pasien ditangani, maka semakin sedikit waktu yang dimiliki dokter untuk menanggulanginya.

Share this post

Post a comment

:ambivalent:
:angry:
:confused:
:content:
:cool:
:crazy:
:cry:
:embarrassed:
:footinmouth:
:frown:
:gasp:
:grin:
:heart:
:hearteyes:
:innocent:
:kiss:
:laughing:
:minifrown:
:minismile:
:moneymouth:
:naughty:
:nerd:
:notamused:
:sarcastic:
:sealed:
:sick:
:slant:
:smile:
:thumbsdown:
:thumbsup:
:wink:
:yuck:
:yum:

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post