Sandal Ini Ternyata Tidak Hanya Bermotif Lafadz Allah

Yuk Share di Facebook

Alas Sandal Glacio, Hanya Lafadz Allah Kah?


Belakangan ini, Indonesia dihebohkan dengan beredarnya sandal di pasaran dengan merek Glacio, satu produk dengan merek Clarudo. Memiliki pabrik di Surabaya dan gudang di Margomulyo, dapat ditemukan di sebuah distro di daerah Cisarua, Bogor.


Beredarnya sandal berlafadzkan Allah pada alasnya ini tentu menghebohkan dan mengundang perhatian banyak pihak, khusunya ummat muslim di Indonesia. Pasalnya, ternyata yang terukir di alas sandal tersebut bukan hanya lafadz Allah, melainkan keseluruhan isi Surat Al-Ikhlas yang disusun dengan seni kaligrafi sedemikian rupa.

“Tidak mungkin kalau tidak disengaja.. mendesain sesuatu itu perlu sebuah ide, pensil dan kertas tidak asal jadi meski itu hanya alas sepatu,” tulis Rafa Elo Arema, salah seorang pembaca Bersamadakwah.

Gambar tentang sandal Glacio yang mengandung lafadz Allah dan bahkan Surat Al-Ikhlas ini pun sudah tersebar di media sosial. Tepatnya dua buah kaligrafi Surat Al-Ikhlas yang disusun sedemikian rupa dan kemudian di potong sesuai dengan bentuk sandal.


Alas Sandal Glacio



"Jangan sampai terulang," kata Din Syamsuddin, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini saat ditemui di Kantor MUI, area Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis.

Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan, kata Din, adalah dengan pengetatan pemberian izin usaha oelh unsur pemerintah.

"Pemerintah yang memberi izin itu harus hati-hati karena semua produk itu kan ada sampelnya. Dari sampel itu produk bisa dicegah beredar sejak awal (jika ditemukan permasalahan)," kata Din.

Menurut Din, produsen sandal Glacio itu terbilang ceroboh dan bila terbukti ada faktor kesengajaan maka harus diberi pelajaran atau dihukum sesuai regulasi yang ada. Apabila ada faktor keteledoran dan yang bersangkutan meminta maaf maka itu akan lebih baik. "Kalau dia minta maaf karena keteledoran, Islam juga memaafkan," katanya.

Ketua Wantim MUI ini juga mengimbau umat Islam agar tidak mudah tepancing dengan berbagai hal yang dapat memicu tindakan anarkis, seperti insiden sandal Glacio.

"Umat Islam tidak perlu marah-marah, protes. Saya pikir banyak upaya yang ingin memprovokasi, mengungkit emosi umat. Terlalu banyak masalah keumatan dan jangan sampai kita banyak kehilangan waktu (karena sandal Glacio). Saya dengar dan baca sudah ada penyelesaian dan yang bersangkutan sudah minta maaf. Yang penting tarik semua produk-produk itu dan bila perlu yang terlanjur membeli itu diganti rugi oleh perusahan. Itu baru serius minta maaf," kata dia.


PT Pradipta Perkasa Makmur selaku produsen Sandal Glacio mengaku tidak ada unsur kesengajaan dalam desain sandal tersebut.

“Tidak ada unsur kesengajaan desain. Desainernya orang Islam juga tidak menyadari ada lafaz tersebut,” kata Yulianto mewakili pihak manajemen kepada anggota DPRD Jatim.

Polda Jatim Menyita Sandal Berlafadz Surat AL-Ikhlas


Pemilik perusahaan, Low Hwa, telah dipanggil oleh Polda Jatim. Ia menyatakan pihaknya tidak mengetahui jika ternyata desain sandal tersebut bermasalah. Mesin pencetak sandal, menurutnya, berasal dari Cina. Ia juga mengatakan perusahan siap menarik sandal yang telah beredar.

source : berdakwah.net / antaranews.com

Share this post

Post a comment

  1. masa kebetulan atau gak sengaja kok bisa pas ..aneh

    ReplyDelete

:ambivalent:
:angry:
:confused:
:content:
:cool:
:crazy:
:cry:
:embarrassed:
:footinmouth:
:frown:
:gasp:
:grin:
:heart:
:hearteyes:
:innocent:
:kiss:
:laughing:
:minifrown:
:minismile:
:moneymouth:
:naughty:
:nerd:
:notamused:
:sarcastic:
:sealed:
:sick:
:slant:
:smile:
:thumbsdown:
:thumbsup:
:wink:
:yuck:
:yum:

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post