Ini 7 Ujian Berat buat Ibu & Balita kalau Harus Naik Kendaraan Umum

Yuk Share di Facebook
Ilustrasi : aryani/toktokwow

Kita sering melihat pemandangan ibu-ibu membawa anak dan barang bawaan saat naik kendaraan umum. Ada yang kasihan, ada yang pura pura tidak lihat, tapi ada pula yang risih. Maklumlah, di Indonesia ini kebanyakan kendaraan umum dalam kondisi jauh dari aman dan nyamn,

Nah, mari selami 7 Ujian berat Ibu-ibu yang harus membawa anak kecil naik kendaraan umum.


1. Ngetem, Jadwal Nggak Pasti, Tempat Menunggu juga sering Beralihfungsi
"Sebentar lagi berangkat, Bu!" Begitu teriak supir angkot sambil menyalakan mesin mobil. Eh, ternyata baru satu menit duduk, ia langsung mematikan kembali mesinnya, kembali menunggu penumpang. Siapa yang nggak kesel?

Kadangkala Ibu juga harus menunggu bus yang tak tentu jadwal kedatangannya, sedatengnya, inginnya berhenti di halte. Tapi seringkali halte bus malah beralih fungsi jadi tempat nongkrong pedagang asongan, tempat tidur, atau halte begitu kotor sehingga tak nyaman

Bayangkan kalau semua itu harus dilakukan sambil membawa bawaan yang banyak ditambah anak yang minta gendong karena kelelahan. Waduh!


2. Tidak Ada Bangku Prioritas atau Penumpang tidak disiplin memberikan bangku prioritas

Ujian kedua bagi seorang Ibu yang membawa anak kecil saat naik kendaraan umum adalah bila tidak ada bangku prioritas.  Untungnya di ibukota sekarang ada bangku prioritas di busway dan kereta api. Sayangnya, masih banyak yang enggan memberikan kursi kepada yang berhak. Modusnya bisa pura-pura tidur lah, pura-pura baca sambil pasang earphone lah. Hadeeeh!

Kalau naik angkot lebih-lebih lagi, ibu-ibu seringnya diberi tempat di pojok belakang. Mudah mudahan aja jendelanya mudah dibuka.


3. Kehadiran Perokok
Ujian ketiga bagi Ibu yang membawa anak kecil adalah apabila nahasnya, ia masih harus bertemu dengan perokok! Harus diakui sebagian besar angkutan umum tidak ber-ac, jadi orang sering seenaknya merokok. Apalagi umumnya para sopir enggan menegur.

Aduh, kasihan anak-anak, mereka harus menghirup udara beracun!



4. Kalau terlalu lama di mobil karena macet atau mobil ngetem, Anak-anak jadi gelisah
Anak-anak butuh bermain, sehingga duduk diam dalam waktu lama di dalam kendaraan umum adalah sebuah "siksaan" baginya. Keadaan ini diperparah bila kondisi jalanan macet dan kendaraan juga terlalu padat sehingga udara menjadi lembab dan gerah.

Selain itu, anak-anak juga kerap mengusir bosan dengan makanan. Inilah alasan ibu-ibu untuk selalu sedia camilan untuk perjalanan. Jadi, kalau perjalanan terlalu lama sementara kondisi angkuan umum tidak nyaman, anak bisa rewel, dan ibupun menjadi bingung serta resah. Penumpang lain juga jadi gelisah lho.


5. Saat anak lagi senang-senangnya mengomentari apaa saja. Termasuk penumpang di sebelah
Punya anak yang ceriwis itu sungguh menyenangkan dan menggemaskan. Akan tetapi...nggak semua orang di dalam angkutan umum yang menganggap itu baik dan menyenangkan. Aneh memang, tapi tak sedikit yang merasa terganggu karena anak si Ibu dianggap terlalu berisik. 


6. Macet dan Anak Menangis Minta Turun
Ujian ke enam bagi Ibu adalah saat anaknya mulai bosan, lelah, dan menangis minta turun. Haduh, mau gimana lagi? Kalau sudah begini biasanya akan keluar jurus sogokan dan janji manis. "Sabar yaa..nanti kalau sampai kita makan es krim!" :D

Kalau sang Ibu beruntung, ibu-ibu lain di kendaraan juga akan bantu menghibur lho. Kadang-kadang jadi So sweet juga ya ^^


7. Saatnya turun, tapi....anak tidur!
Namanya anak-anak, mudah sekali lelah kalau harus diam dalam waktu lama. Para ibu harus mengatur strategi bawaan apabila mendapati si anak tidak mudah dibangunkan, padahal lokasi tujuan sudah dekat. Jadilah...tangan kanan menngendong, tangan kiri mengatur dan membawa jinjingan.

Kondisi makin rumit apabila penumpang sednag penuh sesak dan posisi ibu jauh dari pintu keluar. Fiuuuh....


Bagaimana? nggak mudah juga kan kalau kamu berada di posisi Ibu-ibu. Ayo jangan cuek...kalau bisa bantu, ya bantu!

Semoga pemerintahpun bisa lebih giat menyediakan trasportasi publik yang nyaman bagi ibu dan anak.

Share this post

Post a comment

:ambivalent:
:angry:
:confused:
:content:
:cool:
:crazy:
:cry:
:embarrassed:
:footinmouth:
:frown:
:gasp:
:grin:
:heart:
:hearteyes:
:innocent:
:kiss:
:laughing:
:minifrown:
:minismile:
:moneymouth:
:naughty:
:nerd:
:notamused:
:sarcastic:
:sealed:
:sick:
:slant:
:smile:
:thumbsdown:
:thumbsup:
:wink:
:yuck:
:yum:

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post