Benarkah Bayi Lahir Normal Lebih Kebal Penyakit dari Bayi Lahir Cesar?

Yuk Share di Facebook
Operasi Cesar sangatlah berjasa untuk menyelamatkan ibu dan bayi
Bukti ilmiah ternyata menunjukkan bahwa bayi yang lahir melalui operasi cesar tidak mendapat keuntungan dari mikroba yang terdapat pada tubuh ibu. Karena itu, tak mengherankan apabila anak anak yang lahir cesar lebih cenderung menderita asma, alergi, dan aneka penyakit lainnya.


Penyebabnya adalah bayi cesar tidak melewati jalan lahir per vagina, sementara sepanjang saluran itu terdapat mikroorganisme yang akan menstimulasi kekebalan tubuhnya.

Terdapat triliunan mikroorganisme dalam tubuh kita, mikroorganisme tersebut hidup dalam usus, kulit, dan aneka bagian tubuh lain dalam tubuh kita. Memang beberapa ada yang merugikan, namun lebih banyak mikroba yang menguntungkan. Misalnya, adanya mikroba tertentu dalam usus yang menjadi penanda efisiensi kerja usus kita dan membantu metabolisme.

Bagaimana kehamilan dan kelahiran dapat mempengaruhi mikroba dalam usus bayu? Dalam rahim, usus bayi dalam kondisi steril, namun begitu dilahirkan usus dengan segera ditinggali oleh bakteri. Sebagian besar bayi mendapatkan bakteri ini selama proses kelahiran di sepanjang jalur antara rahim-vagina ibu. Penelitian menunjukkan bahwa apabila bayi lahir secara normal, maka bakteri yang ada ditubuhnya merupakan bakteri yang ada pada vagina ibu, sedangkan pada bayi cesar, bakteri yang ada di tubuhnya berasal dari kulit ibu.





Bakteri yang ada pada vagina ibu (yang kemudian akan masuk dalam tubuh bayi) sangat berguna untuk kekebalan tubuh anak kelak. Misalnya, selama kehamilan, komposisi bakteri dalam vagina ibu akan berubah sehingga terdapat lebih banyak lactobacillus, sejenis bakteri yang membantu pencernaan susu. Bayi yang lahir cesar tidak langsung  mendapatkan bakteri menguntungkan ini.

Bayi yang lahir cesar baru mendapatkan bakteri usus setelah beberapa waktu, itulah mengapa seringkali bayi cesar sudah harus melawan infeksi di usia dini. Sedangkan pada bayi normal, bakteri usus segera didapatkan saat lahir, keberadaan bakteri ini sangat penting bagi pembentukan kekebalan tubuh si bayi. Para peneliti Belanda baru-baru ini juga menerbitkan jurnal hasil penelitian mereka bahwa terdapat bakteri usus yang memproduksi gas pada bayi yang mengalami kolik, sementara bakteri anti-peradangan yang terdapat di saluran vagina lebih sering ditemukan pada bayi yang tidak mengalami kolik.

Saat ini peneliti juga mulai mencari hubungan antara bakteri usus pada bayi dan meningkatnya masalah kesehatan yang umum ditemukan pada anak yang lahir cesar. misalnya, obesitas, asma, diabetes tipe1, alergi makanan, dan eksim. Selain itu, riset-riset juga tengah dilakukan untuk mencari cara agar bayi cesar tetap mendapatkan manfaat dari mikroba tubuh ibunya.

sumber

Share this post

Post a comment

:ambivalent:
:angry:
:confused:
:content:
:cool:
:crazy:
:cry:
:embarrassed:
:footinmouth:
:frown:
:gasp:
:grin:
:heart:
:hearteyes:
:innocent:
:kiss:
:laughing:
:minifrown:
:minismile:
:moneymouth:
:naughty:
:nerd:
:notamused:
:sarcastic:
:sealed:
:sick:
:slant:
:smile:
:thumbsdown:
:thumbsup:
:wink:
:yuck:
:yum:

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post