Jawaban Iptek atas Misteri Kokok Ayam, Gonggongan Anjing, dan Lenguhan Keledai di Tengah Malam

Yuk Share di Facebook

Seringkali kita tiba-tiba mendengar suara ayam, anjing, atau keledai di tengah malam. Menurut kepercayaan Muslim, kokok Ayam di tengah malam berarti ia tengah menyaksikan malaikat, sedangkan gonggongan anjing atau keledai di tengah malam berarti ia tengah mendengar dan merasakan kehadiran Iblis atau syaithan. Bagaimana menurut ilmu pengetahuan?



Kokokan Ayam Penanda Hadirnya Malaikat?

Dalam sebuah hadits yang shahih (hadits yang sudah ditelusuri riwayatnya oleh para ahli hadits dan terbukti bersambung dengan benar dan disambungkan oleh orang orang yang terpercaya ingatannya kepada Rasulullah SAW) disebutkan bahwa apabila pada tengah malam kita mendengar ayam berkokok maka berdoalah dan memohon karunia karena sesungguhnya ia tengah melihat malaikat.

Sayyiduna Abu Hurayrah (Radiyallahu Anhu) reports that Rasulullah (Sallallahu Alaihi Wasallam) said: “When you hear the crow of the rooster, then take advantage of Allah’s grace and ask Him for the rooster has sighted an angel. And when you hear a donkey bray, ask Allah for protection for it has seen a shaitaan” (Sahih Muslim, Hadith #: 2729)

Kadang-kadang pernyataan dalam hadits atau kitab suci membuat kita mencari tahu lebih dalam tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam. Kamipun menelusur google untuk mencari, bagaimana sih kira kira kemampuan ayam jantan ini sehingga bisa mendeteksi adanya malaikat? Ternyata kami hanya menemukan satu publikasi yang banyak dikutip di media online yakni studi Tsuyoshi Shimmura dan Takashi Yoshimura yang dimuat dalam Current Biology.  Studi mereka berjudul Circadian clock determines the timing of rooster crowing.

Menurut rilis Scientific American dan National Geographic,  dalam studi tersebut ditemukan bahwa Ayam Jantan berkokok  di pagi hari karena jam biologis yang mengatur tubuhnya. Dalam penelitian ini Ayam-ayam jantan diberi kondisi 12 jam dengan cahaya terang dan 12 jam dalam cahaya yang redup, ternyata mereka secara konsisten berkokok 2 jam sebelum cahaya muncul. Dua minggu kemudian, ayam ayam ini tidak diberi  cahaya dan ternyata dalam kondisi redup mereka tetap berkokok dalam siklus sekitar 23,7 jam.

Dalam studi itu juga disebutkan bahwa ayam jantan berkokok sebagai respons atas stimuli cahaya dan sebagai cara berkomunikasi dengan ayam lainnya. Akan tetapi, frekuensi kokokan ayam akan lebih banyak saat menjelang fajar.

Walau sederhana, namun studi ini menarik karena menyatakan bahwa ayam memang peka terhadap cahaya dan bisa merekam "jadwal munculnya cahaya". Sementara berdasarkan kitab suci, malaikat itu dinyatakan tercipta dari cahaya. Wow!

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : خلقت الملائكة من نور و خلق الجان من مارج من نار و خلق آدم مما و صف لكم( رواه مسلم عن محمد بن رافع عن عبد الرزاق)
Artinya: "Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: "Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api yang menyala, dan Adam diciptakan dari apa yang kalian sifati (tanah)" (HR. Muslim).





Gonggongan Anjing dan Lenguhan Keledai di tengah Malam penanda Hadirnya Syaithan?


عَنْ جَابِرٍ ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم يَقُولُ : إِذَا سَمِعْتُمْ نُبَاحَ الْكِلاَبِ ، أَوْ نُهَاقَ الْحَمِيرِ مِنَ اللَّيْلِ فَتَعَوَّذُوا بِاللهِ فَإِنَّهُنَّ يَرَيْنَ مَالاَ تَرَوْنَ
Artinya: "Dari Jabir bin Abdullah berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: "Apabila kalian mendengar anjing menggonggong dan himar meringkik, maka berlindunglah kepada Allah karena sesungguhnya mereka itu melihat sesuatu yang kalian tidak dapat melihatnya" (HR. Abu Dawud dalam shahih sunannya).

Selain keledai, anjing juga bisa jadi penanda akan kehadiran syaithan. Yang menarik, baik keledai maupun anjing tidak terkenal akan pengelihatan yang baik maupun kepekaan terhadap cahata, tapi keduanya sepertinya punya kemiripan dalam frekuensi pendengaran.

Anjing mampu mendengar dalam rentang frekuensi sekitar 40 hz-60.000 Hz (sumber lain ada yang menyebut 67-45,000 Hz saja) sedangkan manusia hanya mampu mendengar dalam frekuensi 20-20.000 Hz (sumber), jadi anjing mampu mendengar suara yang jauh lebih halus dan jauh lebih keras daripada yang mampu didengar manusia. Sayang belum ditemukan sumber yang cukup bisa dianggap valid mengenai frekuensi pendengaran keledai, akan tetapi salah satu sumber menyebutkan sekitar 10-40.000 Hz.


Telinga keledai dapat ditegakkan, mirip seperti kelinci yang rentang frekuensi pendengarannya  360-42,000 Hz



Sedangkan ayam jantan yang disebutkan mampu melihat malaikat (atau sekadar kilatan cahanyanya) tidak memiliki frekuensi pendengaran yang tinggi, hanya 125-2500 Hz (sumber). Jadi, apakah kehadiran malaikat ditandai dengan cahaya yang sangat terang dan kehadiran iblis itu ditandai dengan suara yang sangat halus atau sangat keras? Mungkinkah suara yang sangat halus itu berupa bisikan? karena dalam beberapa ayat al Quran disebutkan bahwa syaithan itu berbisik di dalam dada manusia, seperti dalam surat An-Naas : 4-5, Al-An'aam : 112, dan Al-A'raf 12-20.

Hmm...wallohu a'lam, karena ini hal ghaib maka Allah saja yang Mahatahu...
Iman itu tetap, tapi ilmu pengetahuan akan terus berkembang ^^

Ada yang belum tahu suara keledai? Silakan dengar dan tonton videonya dan siap siap tutup telinga ya :D



Share this post

Post a comment

:ambivalent:
:angry:
:confused:
:content:
:cool:
:crazy:
:cry:
:embarrassed:
:footinmouth:
:frown:
:gasp:
:grin:
:heart:
:hearteyes:
:innocent:
:kiss:
:laughing:
:minifrown:
:minismile:
:moneymouth:
:naughty:
:nerd:
:notamused:
:sarcastic:
:sealed:
:sick:
:slant:
:smile:
:thumbsdown:
:thumbsup:
:wink:
:yuck:
:yum:

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post