5 Breathtaking Underworld Sea in Indonesia

Yuk Share di Facebook
Keindahan bawah laut Raja Ampat

Keindahan alam yang dimiliki Indonesia sudah terkenal di dunia. Apalagi jika membahas tentang laut yang ada di Indonesia. Berderet pulau dari yang kecil hingga besar seperti Kalimantan, jelas Indonesia memiliki banyak harta karun yang tersimpan pada kehidupan bawah laut Indonesia. Inilah 5 alam bawah laut Indonesia yang luar biasa.



1. Kepulauan Togean

Togean merupakan satu-satunya tempat di Indonesia dengan tiga lingkungan karang berbeda, yaitu barrier, karang pantai, dan atol. Tentu saja semuanya menjadi spot menarik untuk snorkeling atau diving.

Untuk menjangkau kepulauan Togean, kamu bisa lewat Ampanan, Poso, Makassar, Bau-Bau, atau Gorontalo. Perjalanannya memang menelan waktu, pemandangan alamnya membayar lunas segala keletihan di perjalanan.
Kepulauan Togean

Togean terdiri dari lima pulau sedang dan sekitar 69 pulau kecil. Bicara keistimewaan, semua yang disuguhkan kepulauan Togean istimewa. Hamparan hutan mangrove dan padang lamun, habitat paus pilot, kima raksasa, lola, ikan pari manta, hiu karang abu-abu, dan tentunya karang yang berwarna-warni. Ada juga puluhan spesies ikan kupu-lupu, menandakan bahwa terumbu karang di kawasan tersebut masih alami dan sehat.

Ada Pulau Batudaka – spot selam dengan pemandangan hutan bakau, Pulau Taipi yang kawasan terumbu karangnya hanya berjarak 5 meter dari garis pantai, Pulau Kundurang yang berair jernih, Pulau Kadidiri yang koralnya menonjol dan 16 kilometer di timur lautnya ada reruntuhan pesawat pengebom B24 milik Sekutu dari zaman Perang Dunia II, Pulau Kundurang, dan Pulau Una-Una.

2. Teluk Cenderawasih
Julukannya surga yang tercecer, Teluk Cendrawasih di Papua Barat merupakan taman nasional laut terluas di Indonesia. Total luas kawasan Teluk Cendrawasih sekitar 1.453.000 hektare. Untuk sampai ke kawasan ini, perjalanan dengan kapal motor atau perahu tempel sejauh 95 kilometer bisa dimulai dari Manokwari atau Nabire.


Biota unik yang hidup di teluk tersebut antara lain butterfly fish, angel fish, damselfish, parrotfish, rabbit fish, ikan duyung, anemon, dan hiu paus – satwa air yang hanya ditemui di perairan Papua, Filipina, Australia, dan Afrika Selatan. Hiu yang bisa hidup hingga 150 tahun tersebut biasa terlihat di sekitar perairan Kwatisore, Nabire. Selain itu, Teluk Cendrawasih juga kaya penyu. Ada empat jenis penyu yang biasa singgah bertelur di sana, yakni penyu hijau, penyu sisik, penyu lekang, dan penyu belimbing.

Lokasi yang menarik dikunjungi untuk diving dan snorkeling adalah Pulau Rumberpon, Pulau Nusrowi, Pulau Mioswaar, Pulau Yoop dan perairan Windesi untuk mengamati paus dan lumba-lumba, serta Pulau Roon.

3. Wakatobi

Wakatobi

 Dari 850 jenis terumbu karang yang ada di dunia, 750 diantaranya bisa dijumpai di Wakatobi. Wih, kebayang dong indahnya bawah laut Wakatobi.

Peneliti kelautan dari Operation Wallacea di London sempat mencatat bahwa ada sekitar 942 spesies ikan di perairan tersebut. Kekayaan alam bawah lautnya yang melimpah juga membuat Badan PBB menetapkannya sebagai salah satu Cagar Biosfer Dunia pada 2011.

Wakatobi memiliki 31 pulau kecil yang masih terpelihara dengan baik. Untuk wisata selam, beberapa pulau yang bisa dikunjungi yaitu Pulau Kaledupa untuk melihat karang berbentuk meja dengan diameter mencapai 3 meter, Pulau Hoga untuk melihat habitat ikan barakuda, Pulau Tomia, dan Pulau Binongko yang perairannya disukai oleh kawanan lumba-lumba.






4. Derawan
 Berwisata di kawasan kepulauan memiliki tantangan tersendiri. Anda tak hanya menempuh jalur darat, tetapi juga laut, bahkan udara. Fasilitas di semua pulau pun belum tentu tersedia seperti yang ditemui di kota-kota besar. 

Demikian pula halnya jika Anda berencana berwisata ke Kepulauan Derawan, Berau, Kalimantan Timur.

Derawan
Untuk menuju pulau ini, Anda harus menempuh tiga jalur: darat, laut atau sungai, dan udara. Waktu tempuh yang panjang tentu akan menjadi tantangan saat berpergian jauh.

Sebagai informasi, di Kepulauan Derawan ada empat pulau utama yang biasa disinggahi para wisatawan. Pulau-pulau itu adalah Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, dan Pulau Maratua. Keempatnya memiliki karakteristik dan pesona yang berbeda.


5. Raja Ampat

Kepulauan Raja Ampat terletak di barat laut kepala burung Papua dengan empat pulau utama: Misool, Salawati, Bantata dan Waigeo. Dengan luas area 4 juta hektar tanah dan laut, Taman Laut Raja Ampat dinobatkan menjadi taman laut terbesar di Indonesia.

Raja Ampat

Perairan ini menjadi rumah bagi 537 spesies koral (75% dari total spesies koral di dunia), lebih dari 1000 spesies ikan karang, dan 700 jenis moluska. Beberapa jenis ikan yang dapat Anda jumpai saat menyelami perairan Raja Ampat antara lain adalah ikan pari manta, wobbegong, snapper, tuna, dan barracuda.

Jadi, laut mana yang ingin Anda coba secepatnya? :)
[Sekar/TTW]

Share this post

Post a comment

:ambivalent:
:angry:
:confused:
:content:
:cool:
:crazy:
:cry:
:embarrassed:
:footinmouth:
:frown:
:gasp:
:grin:
:heart:
:hearteyes:
:innocent:
:kiss:
:laughing:
:minifrown:
:minismile:
:moneymouth:
:naughty:
:nerd:
:notamused:
:sarcastic:
:sealed:
:sick:
:slant:
:smile:
:thumbsdown:
:thumbsup:
:wink:
:yuck:
:yum:

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post