Kehidupan Keluarga Karen Agustiawan, Dirut Wanita Pertama dalam Sejarah Pertamina

Yuk Share di Facebook

Salah satu alasan Karen Agustiawan dalam surat pengunduran dirinya dari posisi Direktur Utama Pertamina cukup pribadi. Karen mengatakan ingin mengurus keluarga dan dirinya sendiri untuk mengajar di Universitas Harvard, Boston, Amerika. Seperti apa kehidupan keluarga Karen Agustiawan?


Karen Agustiawan berhasil mengangkat prestasi pertamina menjadi perusahaan berskala internasional. Wanita kelahiran tahun 1958 dan alumni Institut Teknologi Bandung ini dikenal ulet dan pekerja keras, bahkan setiap harinya ia selalu tiba di kantor pukul 7 tepat.

Kesibukan Karen tentu saja berimbas pada kehidupan keluarganya, dan keluarga Karen sudah memaklumi hal itu. Suatu hari seorang jurnalis bertanya pada suaminya, Herman Agustiawan, “Kapan waktu untuk Pak Herman?”. Tak disangka, Herman tertawa malah terbahak-bahak menjawabnya.

Herman Agustiawan juga memiliki banyak aktivitas. Herman meraih PhD di Electrical Engineering, Southern Methodist University, Dallas-TX, USA dan menjadi anggota Dewan Energi Nasional (DEN) sejak 2009 hingga saat ini.

Menjaga Kebersamaan dengan Anak di Tengah Kesibukan

Anak-anak Karen Agustiawan kini sudah beranjak besar. Anak pertama dan keduanya, Jemmy Mohamad Primaji dan Dimas Mohamad Aulia meniti karir sebagai ekonom. Si sulung sudah menikah dan si bungsu tengah menyelesaikan studi di Australia.

Bagi Karen, saat anak-anak sudah besar kualitas pertemuan adalah yang utama. Beberapa kali Karen bersama-sama dengan keluarga di tengah-tengah kesibukan tugas. Misalnya saat berada di Arab Saudi, Karen menyempatkan umroh dulu bersama keluarga. Momen-momen kebersamaan juga dipertahankan, misalnya tradisi buka puasa pertama bersama-sama. Di tahun 2013, Hari pertama Ramadhan jatuh tepat ketika Karen harus mengadakan pertemuan dengan redaksi media massa besar nasional. Karenpun memboyong semua anggota keluarganya untuk berbuka puasa dan tarawih bersama saat itu.

Dalam sebuah wawancara, Karen juga menyampaikan bahwa dirinya senantiasa berusaha membawa anak-anak dalam pekerjaannya sehingga mereka memahami pekerjaan ibunya. Sebaliknya, Karen juga berusaha masuk dalam kesibukan anak-anaknya

Menanamkan Cita-cita Sukses dan Kemandirian pada Anak

Memiliki kedua orangtua yang sukses membuat anak-anak Karen mempertanyakan standar kesuksesan yang diharapkan oleh kedua orangtuanya. Saat mereka mempertanyakan hal itu, Karen menegaskan bahwa sukses BUKAN menjadi seperti orangtuanya, tapi sukses adalah saat mereka menjadi diri mereka sendiri. Karen juga mengutamakan kesungguhan saat telah membuat pilihan. Silakan pilih ingin belajar atau mengerjakan apapun, tapi kerjakan sebaik-baiknya.

Contoh penanaman nilai-nilai ini terlihat pada anak ketiga Karen. Walau kedua kakaknya merintis ilmu dan karir di bidang ekonomi, namun anak ketiga Karen agak berbeda. Dariel Mohamad Jastiawan menyukai pelajaran eksak dan seni, selain itu dia juga senang berpiano.

Karen sangat bersyukur memiliki anak-anak yang mandiri. Setiap malam mereka mengerjakan tugas dan PRnya sendiri. Karen juga mengatakan pada anak-anaknya untuk tidak hanya belajar. Tapi networking, bersosialisasi dan bergaul juga sama pentingnya dengan apa yang didapat di bangku sekolah


Rutinitas Pagi Karen Agustiawan

Setiap hari, Karen selalu bangun pukul 5 Pagi. Seusai shalat Shubuh, biasanya ia bersantai sejenak di kamar anak bungsunya. Kamar itu kosong karena pemiliknya sedang studi di Australia. Biasanya karena memantau news sticker di televisi berita, perhatian khusus tentu terarah pada berita-berita tentang Pertamina.

Karen rutin olah raga pagi selama 1-1,5 jam setiap harinya. Sekali seminggu Karen juga les dansa untuk menjaga kebugaran.

Satu rutinitas yang juga tak boleh luput dilakukan adalah menata rambut. Setiap dua hari sekali ada hair-stylist langganan yang datang ke rumah. Seminggu sekali, rambut Karen juga dirawat secara  khusus di Dr.Wong. Karen juga melakukan terapi oksigen hiperbarik untuk perawatan wajahnya.

Ada hal unik yang jarang diketahui orang tentang kebiasaan Karen. Walau dirinya menjabat sebagai dirut pertamina, sifat anak bungsu yang manja belum lepas dari dirinya. Karen selalu ditemani oleh Bubu. Bubu sendiri sebetulnya adalah nama boneka beruang besar hadiah ulang tahu dari Sang Anak Sulung. Bubu selalu menunggu di jok belakang mobilnya. "Kalau kangen anak, saya peluk dia (Bubu)," ujar Karen

Memang Karen sejak kecil hidup sangat berkecukupan. Panggilan sayang Karen saat kecil adalah Ragil. Ia mengakui dirinya cukup dimanja, apa saja yang diminta akan dituruti oleh Ayahnya yang saat itu menjabat sebagai Dirut PT Biofarma. Karen tinggal di rumah besar bak kastil, lengkap dengan paviliun dan kolam ikan.

Prestasi Karen Agustiawan di Pertamina
Di masa kepemimpinan Karen Agustiawan, Pertamina telah menorehkan banyak prestasi.  Karen merebut posisi ke 6 dalam jajaran 50 wanita paling kuat di dunia versi Global Fortune 500,  Karen dinilai berhasil mengelola Pertamina dengan pendapatan 70 miliar dollar AS dan laba bersih 2,7 miliar AS, hingga menyabet peringkat 122 pada ”Fortune Global 500”.

Tahun 2011, Forbes memasukkan dia sebagai yang pertama di dalam daftar "Asia's 50 Power Businesswomen". Menurut anggota Dewan Energi Nasional (DEN) bidang industri, Abadi Purnomo, pengakuan-pengakuan internasional tersebut berarti Pertamina sudah memiliki daya tawar yang cukup diperhitungkan di dunia internasional. . Pertumbuhan laba bersih sebesar 15 persen sejauh ini merupakan pencapaian tertinggi dalam sejarah Pertamina.Selain itu, Pertamina juga mengakuisisi ladang minyak di Algeria dan beberapa ladang minyak lain di luar negeri.

Ibu dari tiga anak ini juga menjadi dirut terlama di Pertamina, setidaknya dalam 15 tahun terakhir. Karen menjadi orang pertama Pertamina selama hampir enam tahun. Padahal, masa jabatan orang pertama di perusahaan minyak pelat merah ini rata-rata berkisar tiga tahun.

dari berbagai sumber

Share this post

Post a comment

  1. Halo semua...untuk teman2 yang suka nonton berita, bola, dll di TV streaming, yuks nonton gratis di: www.indostreaming.tv (disalin linknya)
    - Channel: Rcti, Global TV, Sindo TV, dll

    Untuk yang suka musik, gabung dan berbagi cerita di forum musik online Musikpedia di: www.musikpedia.co.id

    ReplyDelete

:ambivalent:
:angry:
:confused:
:content:
:cool:
:crazy:
:cry:
:embarrassed:
:footinmouth:
:frown:
:gasp:
:grin:
:heart:
:hearteyes:
:innocent:
:kiss:
:laughing:
:minifrown:
:minismile:
:moneymouth:
:naughty:
:nerd:
:notamused:
:sarcastic:
:sealed:
:sick:
:slant:
:smile:
:thumbsdown:
:thumbsup:
:wink:
:yuck:
:yum:

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post