Tokoh-tokoh Pendukung Jokowi Ramai Menghujat Prabowo dan Pendukungnya, Ini Pesan Prabowo

Yuk Share di Facebook

Setelah ramai berita Wimar Witoelar menyebarkan foto Prabowo dan pihak pihak yang dianggap mendukungnya dan menyebutnya sebagai "Gallery of Rogues (Galeri Para Bajingan)", kini beredar twit Butet Kertaradjasa, komedian yang juga dianggap oleh sebagian orang sebagai budayawan yang menyebut pemilih No.1 Tidak waras.

Lama sebelum itu, Anies Baswedan, seorang tokoh yang terkenal karena program Indonesia Mengajar, menyebut Prabowo sebagai orang yang haus kekuasaan. Inilah pernyataan-pernyataan pra pendukung Jokowi yang mengusung pesan Revolusi Mental dan pesan Prabowo dalam menanggapi hujatan-hujatan atas dirinya.

Aksi Butet Kertaradjasa menyebut Pemilih No.1 Belum Waras


posting Butet Kertaradjasa di akun  twiternya
Pada tanggal 25 Juni 2014, Butet Kertaradjasa, pelawak yang juga dianggap sebagian kalangan sebagai budayawan menge-tweet  penawaran obral untuk orang-orang yang belum waras. Butet mengatakan, "OBRAL!! KHUSUS YG BLM WARAS. PILIH1 dpt bonus : 1. Kemewahan utk kuda 2. Lumpur utk rakyat 3. Korupsi bersama sapi"

Butet kertaradjasa dulu terkenal karena suka menirukan pak harto, di era reformasi, Butet juga kerap meniru tokoh-tokoh dengan maksud menyindir. Terakhir, Butet masih melawak di acara democrazy, sebuah komedi satir kondisi politik. Agaknya Butet lupa bahwa partai pendukung Jokowi, PDIP adalah partai yang kadernya paling banyak melakukan korupsi versi ICW.

Aksi Wimar Witoelar Mengatakan Prabowo dan Pendukungnya sebagai "Bad Guys"



Pada tanggal 15 Juni 2014, Wimar memposting foto Prabowo dikelilingi tokoh-tokoh dan lembaga-lembaga Islam, di atasnya tergambar Soeharto, Osama bin Laden, dan para terpidana kasus Bom Bali. Iapun memberinya judul "Gallery of Rogues.. Kebangkitan Bad Guys". Karena makna yang begitu kasar, maka publikpun bereaksi keras. Akhirnya, Wimar meminta maaf, namun kepada Muhammadiyah dan timses Jokowi, tidak kepada yang lainnya.



Anies Baswedan menyebut Hidup Prabowo selama Bertahun-tahun Beriklan untuk Sebuah Posisi


pernyataan anies baswedan di page Joko Widodo
Anie Baswedan adalah rektor Universitas Paramadina yang menggagas gerakan Indonesia Mengajar. Kini Anies menjadi salah satu anggota tim sukses Jokowi. Salah satu pernyataannya dalam fanspage Joko Widodo mengatakan bahwa Prabowo menghabiskan uang selama bertahun-tahun untuk beriklan, untuk sebuah posisi seakan-akan hidup hanya untuk menjadi presiden.

Ulin Yusron, Memuat Foto Prabowo Didandani seperti Hitler
Dalam akun twitternya tanggal 28 Juni 2014, Ulinyusron memuat foto Prabowo yang sudah diedit sehingga sama dengan Hitler, dia memberi judul yang kasar dalam foto tersebut :

@ulinyusron Si fasis, penculik, pemberang #PraharaBocor 

Komunal Stensil (@komunalstensil Menggambarkan Prabowo sama dengan Gorilla




Bagaimana Prabowo Menanggapi Hujatan

Mengajak Berpikir Positif
Yang menarik, Prabowo dalam fanspagenya justru mengajak para Sahabat Prabowo untuk tenang dan berfikir positif.

Pribadi bangsa kita adalah tenggang roso. Silih asah, silih asih, silih asuh – bukan saling curiga, saling benci, dan saling mengejek. Berpikir positif, berpikir baik. Itulah ciri sahabat Prabowo Subianto. (Prabowo Subianto, 26 Juni 2014, Facebook Page)
Mengajak Tidak Balik Memfitnah

Mengetahui bahwa hujatan demi hujatan dapat menimbulkan kemarahan pendukungnya, Prabowo mengingatkan agar pendukungnya tidak balik menghujat maupun memfitnah. Begitulah Prabowo Subianto

Memaklumi dan Mendoakan

Salah satu akun pendukungnya geram dengan twit @ulinyusron. Prabowo melalui akunnya @prabowo08 malah mengajak si pendukung untuk memaklumi dan mendoakan pembuat foto agar kelak menyadari perbuatannya


Mulai dari pendukung di akar rumput sampai tokoh negeri pendukung kubu Jokowi ramai ramai menghina Prabowo. Hal ini sungguh disayangkan, terutama hinaan yang datang dari tokoh bangsa, karena seharusnya mereka mengerti demokrasi dan menjadi contoh orang-orang yang menghargai kebhinnekaan seperti yang sering dikumandangkan kubu ini.

Ridwan Kamil juga Ikut Dihujat
Ridwan Kamil, Walikota Bandung yang baru mendapat penghargaan sebagai Walikota Terbaik Dunia baru-baru ini mendeklarasikan diri mendukung Prabowo. Iapun menerima ungkapan kekecewaan bahkan hujatan dari followers instagramnya, meski banyak yang mendukung. Ridwan Kamil yang jarang membalas komentar di Instagramnya sampai merasa perlu berkomentar sebagai berikut,

Jangan bicara demokrasi kalau masih tidak bisa menerima bahwa hakekat demokrasi itu adalah menghargai perbedaan. (Ridwan Kamil, Instagram, 26 Juni 2014)

Apakah pesan ini juga perlu disampaikan kepada para tokoh bangsa yang sering bicara demokrasi? :)

Share this post

Post a comment

:ambivalent:
:angry:
:confused:
:content:
:cool:
:crazy:
:cry:
:embarrassed:
:footinmouth:
:frown:
:gasp:
:grin:
:heart:
:hearteyes:
:innocent:
:kiss:
:laughing:
:minifrown:
:minismile:
:moneymouth:
:naughty:
:nerd:
:notamused:
:sarcastic:
:sealed:
:sick:
:slant:
:smile:
:thumbsdown:
:thumbsup:
:wink:
:yuck:
:yum:

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post