Asal-Usul Hari Valentine: Bagaimana Awalnya Ada Hari Valentine?


Setiap tahun, pada hari yang keempat belas bulan Februari, dunia merayakan Hari Valentine. Cinta beredar di udara dengan adegan orang-orang yang saling mengadakan acara khusus dan memberikan hadiah untuk sosok yang dianggapnya spesial. Tapi apakah sebenarnya Hari Valentine itu? Berapa lama perayaan ini sudah ada? Dan mengapa ada perayaan ini?




Legenda mengatakan bahwa asal usul hari Valentine kembali pada sekitar 270 M dan mulai dengan bentrokan antara penguasa perkasa dan seorang pemuka agama yang ramah. Perayaan modern Hari Valentine kita tampaknya telah datang dari tradisi Romawi dan Kristen kuno.

Hari yang kita merayakannya sebagai Hari Valentine berasal dari festival Romawi Lupercalia, sebuah perayaan kesuburan yang diadakan setiap tahunnya dan diperingati pada tanggal 15 Februari. Tetapi dengan munculnya agama Kristen, banyak festival pagan yang lebih tua digantikan dengan perayaan Kristen yang didedikasikan untuk para martir Kristen yang lebih awal.


Pada sekitar sekitar 496 M, Paus Gelasius mengubah pesta Romawi Lupercalis menjadi hari raya Kristen untuk menghormati Saint Valentine, seorang Kristen Romawi dan martir yang hidup dan mati pada abad ketiga, dan perayaan ini pindah satu hari sebelumnya menjadi tanggal 14 Februari. Menariknya, menurut Catholic Encyclopedia, tampaknya ada tiga orang kudus dengan nama Valentine, yang ketiganya sama dimartir pada tanggal 14 Februari.




Menurut legenda, Santo Valentine adalah seorang uskup Romawi yang diam-diam melakukan upacara perkawinan yang bertentangan dengan keinginan Kaisar yang melarang menikahkan laki-laki muda. Kaisar Claudius II percaya bahwa pernikahan, dan adanya keluarga, akan membuat prajurit menjadi lemah, dan bahwa dengan melarang perkawinan, ia akan membangun dan memperkuat tentara Roma. Claudius II menghukum Valentine dengan eksekusi.

Dikatakan bahwa selama di penjara, menunggu eksekusi, Valentine menyembuhkan putri sipir penjara dari kebutaan, dan persahabatan yang tulus muncul antara mereka. Tepat sebelum eksekusi, Valentine meminta alat tulis, dan menuliskan surat dan mengakhirinya dengan kata-kata "dari Valentine-mu", ungkapan yang masih digunakan sampai sekarang. Valentine dieksekusi pada tanggal 14 Februari 270 M karena menolak melepaskan keyakinannya.

Saat itulah 14 Februari dikenal sebagai hari untuk para pecinta, dan Saint Valentine menjadi santo pelindung cinta. Pada tahun 1840-an, kartu komersial pertama Valentine diproduksi, dan sejak itu, Hari Valentine telah menjadi sebagian besar diperdagangkan dengan toko-toko di seluruh dunia dengan berbagai variasi untuk perayaannya. (IMS)

Share this post

Post a comment

:ambivalent:
:angry:
:confused:
:content:
:cool:
:crazy:
:cry:
:embarrassed:
:footinmouth:
:frown:
:gasp:
:grin:
:heart:
:hearteyes:
:innocent:
:kiss:
:laughing:
:minifrown:
:minismile:
:moneymouth:
:naughty:
:nerd:
:notamused:
:sarcastic:
:sealed:
:sick:
:slant:
:smile:
:thumbsdown:
:thumbsup:
:wink:
:yuck:
:yum:

Next Post
Newer Post
Previous Post
Older Post